Transformasi Digital Layanan Gadai Emas: Pengalaman Konsumen dalam Inovasi Layanan Berbasis Aplikasi Tring! by Pegadaian
DOI:
https://doi.org/10.58191/jomel.v6i1.481Kata Kunci:
digitalisasi, pelayanan, inovasi, pengalaman konsumen, gadai emas digitalAbstrak
Penelitian ini memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai bagaimana digitalisasi dan inovasi layanan pada institusi jasa tradisional dimaknai dan dialami oleh konsumen, khususnya dalam konteks layanan gadai emas melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi digital Pegadaian tidak hanya berorientasi pada efisiensi proses, tetapi secara signifikan membentuk pengalaman layanan yang lebih mudah, aman, dan fleksibel bagi pengguna. Kemudahan penggunaan aplikasi (perceived ease of use) muncul sebagai faktor paling dominan dalam membentuk pengalaman positif konsumen. Antarmuka yang sederhana, alur transaksi yang jelas, serta kemampuan melakukan transaksi tanpa kehadiran fisik secara langsung meningkatkan persepsi efisiensi dan kenyamanan layanan. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan inovasi layanan digital sangat bergantung pada sejauh mana teknologi mampu disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan pengguna, bukan semata pada kecanggihan sistem. Selain kemudahan, kepercayaan institusional memainkan peran sentral dalam adopsi layanan gadai emas digital. Reputasi Pegadaian sebagai BUMN, jaminan ketersediaan emas fisik melalui sistem 1:1, serta keamanan data menjadi faktor penting yang mengurangi risiko psikologis konsumen dalam menggunakan layanan digital berbasis aset bernilai tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa transformasi digital pada sektor jasa keuangan tradisional memerlukan fondasi kepercayaan yang kuat untuk dapat diterima secara luas. Penelitian ini juga menegaskan bahwa digitalisasi tidak menggantikan layanan konvensional secara total, melainkan mendorong terbentuknya model layanan hibrida yang mengintegrasikan kanal digital dan tatap muka. Model ini memungkinkan fleksibilitas layanan sekaligus menjaga inklusivitas, terutama bagi konsumen dengan tingkat literasi digital yang beragam. Dengan demikian, inovasi layanan digital berfungsi sebagai pelengkap strategis yang memperkaya ekosistem layanan, bukan sebagai substitusi penuh terhadap interaksi fisik. Secara keseluruhan, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur inovasi layanan dan pengalaman konsumen dengan menghadirkan bukti empiris kualitatif dari sektor jasa tradisional yang sedang bertransformasi digital. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa nilai utama digitalisasi terletak pada pengalaman subjektif konsumen, serta kemampuan organisasi dalam menyelaraskan teknologi, kepercayaan, dan integrasi kanal layanan secara berkelanjutan.Referensi
Becker, L., & Jaakkola, E. (2020). Customer experience: Fundamental premises and implications for research. Journal of the Academy of Marketing Science, 48(4), 630–648. https://doi.org/10.1007/s11747-019-00718-x
BPS. 2025. Statistik-telekomunikasi-indonesia-2024.
Castleberry, A., & Nolen, A. (2018). Thematic analysis of qualitative research data: Is it as easy as it sounds?. Currents in pharmacy teaching & learning, 10(6), 807–815. Https://doi.org/10.1016/j.cptl.2018.03.019. (n.d.).
DataReportal. 2025. Digital 2025: Indonesia—DataReportal – Global Digital Insights. (2025). Retrieved January 22, 2026, from https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia
Helkkula, A., Arnould, E., & Chen, A. (2023). Glocalization in Service Cultures: Tensions in Customers’ Service Expectations and Experiences. Journal of Service Research, 26(2), 233–250. https://doi.org/10.1177/10946705221094638
Homburg, C., Jozić, D., & Kuehnl, C. (2017). Customer experience management: Toward implementing an evolving marketing concept. Journal of the Academy of Marketing Science, 45(3), 377–401. https://doi.org/10.1007/s11747-015-0460-7
Huseynli, B. (2022). Digital Transformation for Improving Customer Experience. https://doi.org/10.4018/978-1-6684-4380-4.ch005
Klapper, L. (n.d.). Expanding Financial Inclusion through Digital Financial Services.
Kraus, S., Schiavone, F., Pluzhnikova, A., & Invernizzi, A. C. (2021). Digital transformation in healthcare: Analyzing the current state-of-research. Journal of Business Research, 123, 557–567. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2020.10.030
Magnani, G., & Gioia, D. (2023). Using the Gioia Methodology in international business and entrepreneurship research. International Business Review, 32(2), 102097. https://doi.org/10.1016/j.ibusrev.2022.102097
Ozili, P. (2022). Digital Financial Inclusion.
Pegadaian. (2024, 25 Oktober). Pegadaian resmi luncurkan super apps 'Tring!'. Pegadaian.co.id. https://pegadaian.co.id/berita/detail/pegadaian-resmi-luncurkan-super-apps-tring
Sandira, N. F. A., Iswardhani, I., dg Macenning, A. R. A., Sarah, N., & Nasir, S. A. (2025). Keputusan Pembelian Produk Kecantikan di TikTok Shop: Peran Perceived Value, E-WOM, dan Perceived Ease of Use bagi Generasi Z. Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 10(1), 73–83.
Sklyar, A., Sörhammar, D., Kowalkowski, C., & Tronvoll, B. (2025). Digital service orientation: Unlocking servitization in service operations and service sales. International Journal of Operations and Production Management, 45(13), 117-139. Https://doi.org/10.1108/IJOPM-08-2024-0710
Sulistiyowati, Y. E. (2025, 5 Oktober). Laporan Digital 2025: Warga Indonesia paling aktif online lewat smartphone. Teknologi.id. https://teknologi.id/teknologi/laporan-digital-2025-warga-indonesia-paling-aktif-onlewati-smartphone.
Tvonenews. Transaksi Digital Pegadaian Melejit 4 Kali Lipat di 2025, Akselerasi Digital Tring! Berbuah Manis. (2026, January 9). https://www.tvonenews.com/ekonomi/405425-transaksi-digital-pegadaian-melejit-4-kali-lipat-di-2025-akselerasi-digital-tring-berbuah-manis
Verhoef, P. C., Broekhuizen, T., Bart, Y., Bhattacharya, A., Qi Dong, J., Fabian, N., & Haenlein, M. (2021). Digital transformation: A multidisciplinary reflection and research agenda. Journal of Business Research, 122, 889–901. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.09.022









